Rabu, 26 Oktober 2011

Aku Bersujud

Aku malu berharap Engkau mengerti lagi
Atas kesalahan yang pernah aku perbuat
Hati dan perasaanku mulai teruji
Selembut doa dalam hati Kau mengetahui

Kala panggilanMu
Ku mohon ampunilah aku

Aku bersujud
Aku berdoa
Hanyalah padaMu
Ya Tuhanku

Aku memohon keringanan hati
Menentukan pilihan menuju rahmatMu
Ya Tuhanku

Acha & Irwansyah

Aku Belum Mati

Kawan! Janganlah engkau anggap perjuanganku telah mati
Engkau janganlah tafsirkan diriku seperti dirimu
Engkau tetaplah engkau tapi aku tetaplah aku

Kawan, aku belum lagi mati
Darahku masih mengalir dan masih merah
Ia masih mengalir dan masih panas

Nafasku masih turun naik
Perjalanan jantungku masih normal
Otakku masih boleh berfikir dan boleh menilai
Mataku masih boleh membedakan mana yang hitam dan mana yang putih

Mana boleh aku berdiam
Mana boleh aku diam dan membisu
Jiwaku masih seperti dahulu

Semangatku masih membara dan menyala
Semangat juangku masih hidup dan subur
Sementara pula aku tidak sendirian

Aku masih ada kawan
Kawan yang telah tertapis dan tersaring
Jiwa juang mereka masih membara dan setia
Aku dan mereka menunggu masa
Mereka yang kecewa bahkan ada yang berputus asa

Aku ucapkan selamat tinggal
Aku insya-Allah akan tetap meneruskan perjuangan
Perjuangan adalah hidup matiku
Bersama kawan-kawan yang sejiwa dan setia 
 
Abuya
 

Kamis, 20 Oktober 2011

KasihMu

Kasih Mu bagai air mengalir
Salju dalam jiwa nan resah
Hati yang layu kembalilah mekar
Bila nama Mu kusebut-sebut

Tak terungkap kasihku pada Mu
Dalam suka mahu pun duka
Tiada tandingan cinta Mu di dunia
Unggul kekal selamanya

( korus )
Dari terbit mentari hingga dasar laut
Sebesarnya alam sezarah kuman
Namun tak tertanding kuasamu kasih
Jatuhku bangunku Kau tetap di sisi

Sungguhnya aku yang berdosa
Sehina-hinaku rendah diri
Biar ku terpalit juta noda
Masih ada ruang keampunan

Dari kerdipan bintang hingga kilau pasir
Agung ciptaan Mu akal tak sampai
Semulia-mulianya segala kejadian
Kerdilnya aku di mata Mu

Kasih Mu bagai air mengalir
Salju dalam jiwa nan resah 
 
Abot
 

Senin, 10 Oktober 2011

Message Undelivered

Kau sangat istimewa
Kau tiada duanya
Yang menghangatkan jiwa

Kita telah dipertemukan
Bagai novel cinta
Indahnya cuma kita yang rasa

Tiap saat bagiku ingin menyintaimu
Tak pernah kau kulupa Selalu ku hubungi mu
Kau pun jua begitu bicara soal rindu
Katakan apa saja pasti kita sama setuju

Namun mengapa sejak kelmarin
Engkau mendiamkan diri sepi dariku
Kucuba menghubungimu tapi
tiada jawapan yang kuterima
Hanya suara wanita yang berkata
Sila hubungi semula

Mengapa apakah yang terjadi antara kita
Tidak pernah aku sedikit pun untuk
Cuba mengguris apatah lagi cuba menyakiti hatimu
di manakah ruang itu yang kau mungkin pernah
cuba untuk menjelaskannya padaku

Masa berganti waktu
Kuharapkan namamu
Kan muncul menyerikan
Paparan panggilanku

Namun hampa yang kutemu
Bila tiap mesejku
Tak sampai kepadamu
Katanya message undelivered

Abd Halim - Devotees

Kamis, 06 Oktober 2011

Dalam Sujud Cintaku

Kau berikanku segala-galanya
dan Kau mengujiku dengan cinta dunia
yang sungguh indah dan
Kau hiaskannya dengan intan permata
dengan jua wanita
dan kedudukan yang memalingkanku
daripada-Mu

Dalam menikmati kurniaan-Mu
tak terucap lafaz terima kasihku
namun untuk jadi yang terbaik
juga masih belum kumampu

Dalam sujud cintaku
fanaku diulit rindu
getirnya cemas di kalbu
takut hidup tanpa redha-Mu

Hanya kerna-Mu Tuhanku
aku hidup dan ku akan
kembali pada-Mu
hanya pada-Mu dalam
sujud cintaku.

Abd Halim - Devotees